“Semoga diberi kekuatan hati, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujianMu dan semoga melalui ujianMu, aku lebih dekat kepadaMu, ya Allah.”—
Aamiin
إذا كانت قدمك تترك أثراً في الأرض فلسانك يترك أثراً في القلب
Jika kakimu meninggalkan bekas di tanah, maka lidahmu meninggalkan bekas di hati(via rozizarina)
1. things change. people change. circumstances change. accept the change and be happy with it. walk away and never look back.
2. going with the flow isn’t so bad after all, as long as it takes you forward. so move on. don’t stand at the same place that make you hurt.
3. the longer we regret, frustrated, and grieving, the more weight we carry in our hearts. life is more than that. live your life.
4. you might cry today, but you may be smiling tomorrow. that’s the way life is. If you don’t lose hope, tomorrow will come. inshaAllah.
5. sometimes you have to accept fate as fate.
6. the everyday ins and outs of our lives, there is a greater purpose. so keep on living, keep on praying, even though our heart breaks.
7. jangan sedih tentang kehilangan, sebaliknya persiapkan diri untuk menjadi lebih baik. siapa tahu esok ada yang lebih indah? kena terus doa.
8. it is best not to dwell on sad things for too long, because you will find that everything going to be okay in the future, inshaAllah.
9. with Allah on our side, every moment is a moment to begin again. so don’t lose hope. so don’t lose love. start again. try your best.
10. the past is over. we can always begin again.
11. never hope for perfect. just make it passable. because perfect just don’t exist.
12. we don’t know about future. but we can choose how we respond to whatever comes our way.
13. having a broken heart means we have tried for something, and we should learn from that so we could grow wiser in the future.
14. moga doa demi doa mampu menyedarkan kita tentang apa dan siapa yang betul-betul kita mahu, yang betul-betul kita perlukan.
15. good or bad, always pray, always make a du'a, always talk to Him.
16. the past cannot be changed, and we carry our choices with us, forward, even if it hurts. no time to waste, we can only move on.
17. sometimes fate don’t require us to understand. we just need to accept.
18. things happened. for a reason or because of reason. there is nothing you can do to change it. but you can change yourself. grow wiser.
19. even if we don’t get what we want, we can still make other choices. we can still do things and we can try to feel okay about it.
20. right now we are alive & things just keep going. kenapa asyik fikir pasal benda yang dah lepas? say alhamdulillah. be better for tomorrow.
21. chances come from changing. we forgive and we move forward. we forget and we begin again.
22. restriction and desperation will be a thing of the past. stop looking back and start moving forward. freed yourself from sadness and pain.
23. no matter what hardships are waiting for us in the future, we’ll always survive because He’s always with us. never forget, be grateful.
24. kita bertanya kenapa, kenapa dan kenapa. tapi kita lupa untuk redha.
25. jangan lupa, Tuhan selalu ada untuk kita percaya dan meminta.
26. sampai masa, Tuhan akan permudahkan semuanya. sabar, berdoa dan berusaha elokkan diri sendiri dulu.
27. kadang-kadang kita dapat apa yang kita nak. kadang-kadang kita belajar sesuatu. kadang-kadang kita terlepas sesuatu. kadang-kadang kita dapat ganti yang lebih baik. Tuhan selalu tahu apa yang terbaik. doa dan usaha jadi yang terbaik terlebih dahulu :)
(via doktormurabbi)
Surah An-Nisa
Here you are - those who argue on their behalf in this worldly life, but who will argue with Allah for them on the Day of Resurrection, or who will then be their representative ?
(via doktormurabbi)
Yang perlu kita tahu soal kehidupan adalah ; tidak semua yang kita ingin jadi milik kita,akan jadi milik kita. Tuhan mengatur dengan segala cara yang paling terbaik buat kita,usah bimbang untuk berjalan. Lihat saja sepuluh tahun yang lalu,siapa kita. Dan lihat kita pada hari ini,siapa kita.
Mungkin sepuluh tahun yang lalu kita sering tertawa,tapi hari ini kita berduka. Mungkin sepuluh tahun yang lalu kita punya orang tua tercinta tetapi hari ini salah seorangnya udah pergi atau mereka sedang sakit tua. Mungkin sepuluh tahun yang lalu kita punya ramai teman teman dekat tetapi hari ini seorang demi seorang pergi meninggalkan. Mungkin sepuluh tahun yang lalu kita punya pacar atau tunangan tetapi nikah sudah dia sama orang lain dan kita masih bujang sendiri. Mungkin saja sepuluh tahun lalu pelajaran kita bagus,orang orang menyanjung tetapi hari ini pergi kuliah aja seperti nngak mau. Mungkin saja sepuluh tahun lalu kita hebat di mata orang,tetapi hari ini entah tuhan mahu memaafkan apa tidak.
Mungkin saja sepuluh tahun lalu kita itu dan ini…
Mungkin saja.
Tapi sadarkah kita? Menghitung kondisi tidak pernah punya kayu ukur yang tepat untuk rasa bahagia.
Mungkin saja dengan duka,kita temui jalan bagaimana harus kuat lalu kita menikmati jalan susah dengan penuh rasa pengharapan.
Mungkin saja dengan sakitnya orang tua,atau kehilangan mereka bikin kita jadi orang yang bersyukur,tentang nikmat dunia ini segalanya pinjaman kiriman tuhan,lalu menumbuhkan rasa kurang cinta kita kepada hal hal dunia.
Mungkin saja dengan ramainya teman teman dahulu,semuanya tidak ikhlas. Bikin repot,sakit hati. Suka menyuruh kita menjadi itu ini. Terkadang sayang,terkadang seperti tidak peduli. Maka hari ini,cukuplah yang dua tiga orang ini,tapi senang hati.
Mungkin saja jodoh yang terbaik itu bukan dia yang dimasa lalu. Coba lihat kembali,tentang betapa bersyukurnya kita untuk tidak memiliki dia pada hari ini. Kerna apa? Kerna kita ini jauh lebih elok,jauh lebih baik. Masa sih,tarafnya pade dia itu sama kita kan? Udah pasti you deserve better. Cumanyan,sabar sikit yah. Jodoh mu belum lahir barangkali (hehe canda aja)
Mungkin saja juga,pelajaran dulu bagus. Tapi seluruh masa kita,rasa terbeban dengan pelajaran. Banyak hal yang dibikin orang lain,tidak bisa kita lakukan. Keluar sama teman,makan makan,travel,bikin apa apa usaha kemanusiaan,bersukan,atau sekadar mencari pacar aja nngak punya masa. Sibuk belajar aja terusan.
Dan,
Mungkin saja kita banyak dosa hari ini. Tidak seperti dulu. Tetapi ini,dosa dosa yang banyak ini,yang menjadikan kita sebenar hamba.Andai kita jauh mengerti,soal kehidupan.
Kita yang tidak pernah sempurna. Dulu kini dan selamanya. Kita tidak bisa menghitung seberapa banyak nikmat pun,hinggalah kita kehilangan apa yang telah kita miliki. Barulah kita sadar akan betapa banyaknya pinjaman tuhan buat kita.
Hidup ini sementara cuma. Jalanilah dengan penuh rasa ingin tahu,soal apa lagi rencana tuhan buat kita,di masa depan.
Selamat :)
(via doktormurabbi)
“Kita adalah kenang-kenangan pada orang lain. Jadilah kenangan yang baik-baik.”— (via arnamee)
“You still have a lot of time to make yourself be what you want.”— S.E. Hinton, The Outsiders (via neutral)
(Source: creatingaquietmind)
Talk to Allah like He’s your best friend. When you see something amazing, even though Allah sees it, quietly mention it to Him. When you’re walking home from work, tell Him about your day. Tell him about your plans for the next day when you’re lying in bed. Tell Him about the dream you had, what you want to eat for dinner, tell Him when you’re stressed, tell Him about your family.. just talk to Him. You’ll grow closer to him, it’ll be easier to make dua and it’ll be easier to turn to Him in both happiness and sadness. ❤️
(Source: fishtail-w, via doktormurabbi)